Senin, 09 Januari 2012

TULISAN - Perkuat Ekonomi Daerah Dengan Koperasi

Perkuat Ekonomi Daerah Dengan Koperasi
oleh Global Consulting Group Indonesia

Koperasi menjadi potensi memperkuat ekonomi daerah. Hal tersebut dikemukakan Kabid Koperasi Mashuri di Sambas.

Koperasi memiliki ruang gerak dan kesempatan berusaha yang luas. "Koperasi perlu lebih membangun dirinya, dan dibangun menjadi kuat dan mandiri, berdasarkan prinsip koperasi. Sehingga mampu berperan sebagai saka guru perekonomian nasional," ujarnya.
Krisis ekonomi 1999, merupakan pelajaran penting bagi perkembangan koperasi. Saat itu, ditengah krisis dan ketidakpastian moneter, ekonomi rakyat dengan pelaku utamanya koperasi dan usaha kecil, terbukti menjadi tumpuan menggerakkan roda perekonomian nasional.

"Kenyataan tersebut mendorong pemerintah lebih memberdayakan koperasi dan usaha kecil," kata pria yang pernah mengikuti Diklat Koperasi dan UKM di Melbourne, Australia.

Usaha pemerintah antara lain, menciptakan iklim kondusif, serta pembinaan di bidang produksi, pemasaran, permodalan, SDM, manajemen dan teknologi. "Usaha ekonomi produktif masyarakat melalui wadah koperasi, merupakan usaha rakyat yang mampu memperluas lapangan kerja," katanya.
Juga, bisa memberikan pelayanan ekonomi yang luas kepada masyarakat. Berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat. Memperkuat fundamental ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Serta, mewujudkan stabilitas nasional umumnya dan stabilitas ekonomi khususnya.

Pemkab melakukan upaya semaksimal mungkin. Beberapa program direncanakan dan dilakukan, untuk wujudkan hal itu. Antara lain, program pemberdayaan usaha ekonomi produktif anggota koperasi, melalui pola usaha simpan pinjam Syariah. Termasuk salah satu contohnya, Koperasi BMT Al Husna Kecamatan Galing.

"Program itu merupakan upaya pemerintah, guna pemberdayaan usaha ekonomi produktif masyarakat, yang memiliki usaha layak untuk dikembangkan, tetapi menghadapi keterbatasan modal," katanya.
Mantan Kabid Perindustrian pada Dinas yang sama ini, mengemukakan bahwa program itu, sekaligus upaya pembelajaran bagi anggota koperasi, mengakses kredit komersial perbankan, guna ekspansi usaha dengan modal besar.
Ketua Dekopinda Kabupaten Sambas, Hendry Fauzie mengatakan, dalam kehidupan ekonomi sekarang ini, yang menjadi kendala adalah pertumbuhan koperasi itu sendiri. "Pertumbuhan koperasi selama ini, belum sepenuhnya menampakkan wujud dan perannya, sebagai yang diamanatkan Undang-undang Dasar 1945. Ini harus disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi," tuturnya.

Hendry menjelaskan, Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sambas merupakan wadah memperjuangkan kepentingan, dan bertindak sebagai pembawa aspirasi koperasi. Dekopinda telah banyak berbuat. Diantaranya, kegiatan memperjuangkan dan menyalurkan aspirasi koperasi, maupun meningkatkan kesadaran berkoperasi di kalangan masyarakat.
"Hanya saja ini, bukan badan usaha, dan tidak melakukan kegiatan usaha ekonomi secara langsung," katanya.
Hendry berharap, wadah ini mampu mendorong pertumbuhan dan perkembangan jaringan kelembagaan dan usaha koperasi regional, nasional dan internasional.


NARASUMBER :

http://www.borneotribune.com/pundi-pundi/perkuat-ekonomi-daerah-dengan-koperasi.html

http://id-id.facebook.com/notes/global-consulting-group-indonesia/perkuat-ekonomi-daerah-dengan-koperasi/218752358195700

Tidak ada komentar:

Posting Komentar